ASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH !
‘
BismiLlahi Rahmaan nir Rahiim
'
Alhamdu liLlahi wa salamun 'ibadihil ladhi-n-astafa
Rabbi zidni 'ilma, war zuqni fahma
'
RABBI A’UUZUBIKA MIN HAMAZAATIS SHAYAATIIN,
WA A’UUZBIKA RABBI AN YAHDURUUN!
'
Firman Allah subhanhu wata'ala;
الٓمٓ (١) ذَٲلِكَ ٱلۡڪِتَـٰبُ لَا رَيۡبَۛ فِيهِۛ هُدً۬ى لِّلۡمُتَّقِينَ (٢) ٱلَّذِينَ يُؤۡمِنُونَ بِٱلۡغَيۡبِ وَيُقِيمُونَ ٱلصَّلَوٰةَ وَمِمَّا رَزَقۡنَـٰهُمۡ يُنفِقُونَ (٣) وَٱلَّذِينَ يُؤۡمِنُونَ بِمَآ أُنزِلَ إِلَيۡكَ وَمَآ أُنزِلَ مِن قَبۡلِكَ وَبِٱلۡأَخِرَةِ هُمۡ يُوقِنُونَ (٤) أُوْلَـٰٓٮِٕكَ عَلَىٰ هُدً۬ى مِّن رَّبِّهِمۡۖ وَأُوْلَـٰٓٮِٕكَ هُمُ ٱلۡمُفۡلِحُونَ (٥) إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ سَوَآءٌ عَلَيۡهِمۡ ءَأَنذَرۡتَهُمۡ أَمۡ لَمۡ تُنذِرۡهُمۡ لَا يُؤۡمِنُونَ (٦) خَتَمَ ٱللَّهُ عَلَىٰ قُلُوبِهِمۡ وَعَلَىٰ سَمۡعِهِمۡۖ وَعَلَىٰٓ أَبۡصَـٰرِهِمۡ غِشَـٰوَةٌ۬ۖ وَلَهُمۡ عَذَابٌ عَظِيمٌ۬ (٧) وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يَقُولُ ءَامَنَّا بِٱللَّهِ وَبِٱلۡيَوۡمِ ٱلۡأَخِرِ وَمَا هُم بِمُؤۡمِنِينَ (٨) يُخَـٰدِعُونَ ٱللَّهَ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَمَا يَخۡدَعُونَ إِلَّآ أَنفُسَهُمۡ وَمَا يَشۡعُرُونَ (٩) فِى قُلُوبِهِم مَّرَضٌ۬ فَزَادَهُمُ ٱللَّهُ مَرَضً۬اۖ وَلَهُمۡ عَذَابٌ أَلِيمُۢ بِمَا كَانُواْ يَكۡذِبُونَ (١٠) وَإِذَا قِيلَ لَهُمۡ لَا تُفۡسِدُواْ فِى ٱلۡأَرۡضِ قَالُوٓاْ إِنَّمَا نَحۡنُ مُصۡلِحُونَ (١١) أَلَآ إِنَّهُمۡ هُمُ ٱلۡمُفۡسِدُونَ وَلَـٰكِن لَّا يَشۡعُرُونَ (١٢) وَإِذَا قِيلَ لَهُمۡ ءَامِنُواْ كَمَآ ءَامَنَ ٱلنَّاسُ قَالُوٓاْ أَنُؤۡمِنُ كَمَآ ءَامَنَ ٱلسُّفَهَآءُۗ أَلَآ إِنَّهُمۡ هُمُ ٱلسُّفَهَآءُ وَلَـٰكِن لَّا يَعۡلَمُونَ (١٣
'
TERJEMAHAN;
"Alif laam miim. (1) Kitab [Al Qur’an] ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa, (2) [yaitu] mereka yang beriman [kepada yang ghaib yang mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka, (3) dan mereka yang beriman kepada Kitab [Al Qur’an] yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu [8] serta mereka yakin akan adanya [kehidupan] akhirat. (4) Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan merekalah orang-orang yang beruntung (5) Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak akan beriman. (6) Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat. (7) Di antara manusia ada yang mengatakan: "Kami beriman kepada Allah dan Hari kemudian", padahal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman. (8) Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar. (9) Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta. (10) Dan bila dikatakan kepada mereka: Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi [5], mereka menjawab: "Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan." (11) Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar. (12) Apabila dikatakan kepada mereka: "Berimanlah kamu sebagaimana orang-orang lain telah beriman", mereka menjawab: "Akan berimankah kami sebagaimana orang-orang yang bodoh itu telah beriman?" Ingatlah, sesungguhnya merekalah orang-orang yang bodoh, tetapi mereka tidak tahu. (13)"
'
ENGLISH TRANSLATION;
"Alif. Lam. Mim. (1) This is the Scripture whereof there is no doubt, a guidance unto those who ward off (evil). (2) Who believe in the Unseen, and establish worship, and spend of that We have bestowed upon them; (3) And who believe in that which is revealed unto thee (Muhammad) and that which was revealed before thee, and are certain of the Hereafter. (4) These depend on guidance from their Lord. These are the successful. (5) As for the Disbelievers, Whether thou warn them or thou warn them not it is all one for them; they believe not. (6) Allah hath sealed their hearing and their hearts, and on their eyes there is a covering. Theirs will be an awful doom. (7) And of mankind are some who say: We believe in Allah and the Last Day, when they believe not. (8) They think to beguile Allah and those who believe, and they beguile none save themselves; but they perceive not. (9) In their hearts is a disease, and Allah increaseth their disease. A painful doom is theirs because they lie. (10) And when it is said unto them: Make not mischief in the earth, they say: We are peacemakers only. (11) Beware ! They indeed the mischief-makers. But they perceive not. (12) And when it is said unto them: believe as the people believe, they say: shall we believe as the foolish believe? Beware ! They indeed are the foolish. But they know not. (13) "
'
RINGKASAN MAKSUD;
AL-QUR’AN ini tidak ada sedikitpun keraguan padanya bahawa ianya datang dari Allah subhana-hu-wata’ala yang di dalamnya ada petunjuk bagi mereka yang bertaqwa (mereka yang mengikuti yang diperintah dan meninggal yang dilarang). Dinyatakan bahawa dalam menghadapi AL-QUR’AN manusia berpecah kepada 3 golongan besar iaitu Golongan Beriman, Golongan Kafir dan Golongan Munafiqin.
Golongan Beriman; yang percaya sepenuhnya kepada semua perkara-perkara ghaib, mendirikan solat, menafkahkan sebahagian rezeki yang dianugerah kepada mereka, beriman kepada AL-QUR’AN dan Kitab-Kitab sebelumnya serta mereka yakin akan adanya kehidupan Akhirat.
Golongan Kafir; yang sama bagi mereka bila peringatan diberi atau tidak diberi, mereka tetap tidak beriman. Allah subhanahu wata’ala telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka. Penglihatan mereka untuk memperhati dan memahami AL-QUR’AN pula ditutup. Mereka dijanjikan siksa yang amat berat di akhirat.
Golongan Munafiqin; yang mengaku beriman kepada Allah subhanahu wata’ala dan kehidupan Akhirat, tetapi sebenarnya mereka tidak beriman. Mereka hanya hendak menipu Allah subhanahu wata’ala dan Golongan Beriman padahal mereka sebenarnya menipu diri mereka sendiri. Dalam hati mereka ada penyakit (ragu-ragu, was-was dan syak terhadap kebenaran AL-QUR’AN). Mereka banyak melakukan kerusakan di mukabumi (dengan menolong musuh Allah subhana-hu-wata’ala dan bertindak berdasarkan keangkuhan mereka kepada Golongan Beriman) tetapi mereka tidak sedar dan mereka menganggap orang-orang yang beriman sebagai bodoh kerana tidak bersifat seperti sifat mereka.
'
SadaqaLlahul Maulan al-‘Adziiim'
WassallaLlahu ‘ala Sayyidina Muhammad waalihi wasohbihi ajamaiin
WabiLlahi tawfiq wal hidayah
Wassalamu'alaikum warohmatuLlah
Wal hamduliLlahi Rabbil ‘alamiin
'
"Tidaklah kami lupakan sesuatu pun di dalam Al-Kitab [Al-Qur’an]”
(38)(Surah Al-An’am)
'
22hb Zulhijjah 1429 H (20hb Disember 2008M)
'

4 comments:
Ya Akhiy ,
Anaa rasa kalau kita nak bunuh mereka ini , yang patut kita sembelih dulu adalah Kaum Munafiqun ni dulu , sbb mereka mempunyai kedua-dua kebencian Allah iaitu kafir yang tidak mahu mendengar arahan Allah dan Munafiq .
Apa pandangan Tok Pakir ?
Akhiy TM,
Tengok tempat ya akhiy. Kalau di Palestin, Iraq, Afghanistan dll bumi jihad qital fi-sabiLillah jawapannya begitulah. Akhiy boleh rujuk Kitab Al-Jihad Fil Islam oleh Sheikh Muhammad Sa'id Ramadhan Al-Buti hafidzahuLlah.
Salam
TOKPAKIR
Jazakallahul khir ya akhiy .
BarakaLlah ajamaiin !!!
Post a Comment